Belajar Merevisi: Membuat Peta Tulisanmu

Misalkan kamu sudah menyelesaikan tulisanmu awal pertama dan kamu meninjau kembali apa yang sudah kamu tulis, kata demi kata–begitu banyak kata–dan kamu tampaknya tidak lagi mengetahui apa yang sedang kamu coba katakan. Bagaimana kamu langsung dapat melihat apa yang perlu kamu lakukan?

Semua tulisan bagus biasanya melewati proses pencarian dan penyesuaian bentuk. Dan semua penulis yang baik perlu menemukan cara mengamati “letak tanah” apa yang mereka tulis sehingga mereka dapat melihat bentuk dan panoramanya. Satu cara untuk mendapatkan pemandangan secara ringkas ini adalah dengan membuat cetak-biru-mini apa yang kamu tulis.

Cetak-biru adalah bagaikan peta sebuah bangunan. Cetak-birumu adalah peta yang menuntun tulisanmu. Misalnya, jika harus membuat peta bagian buku yang tengah kamu bacaini, saya mungkin akan menulis.

  • Paragraf 1: Pendahuluan terhadap topik mengenali diri melalui tulisanmu.
  • Paragraf 2: Menulis perlu menemukan bentuknya sendiri, dengan bantuan penulisnya.
  • Paragraf 3: Membuat tuntunan cetak-biru mini.

Membuat peta bagaikan membuat garis besar setelah kamu menulis sesuatu. Sekarang, kamu dapat membaca dengan cepat garis besar tulisanmu itu dan melihat apa yang sudah kamu katakan, apa yang masih perlu dikatakan, apa yang dapat dikurangi. Dengan melihat panorama keseluruhan tulisanmu, kamu mendapatkan gagasan lebih baik mengenai arah tulisan itu. []

 

Sumber: disalin dari buku “Daripada Bete Nulis Aja!” karangan Caryn Mirriam-Goldberg, Ph.D., terbitan Kaifa for Teens, hal. 150-151.

Tanggapan :

error: Content is protected !!
mautic is open source marketing automation