9 Kesalahan Yang Harus di Hindari Pemimpin

9 Kesalahan Yang Harus di Hindari Pemimpin

Napoleon Hill sebagai salah satu penulis terkenal tentang Perilaku Manusia, menuliskan tentang 9 Penyebab Kesalahan Seorang Pemimpin.

Perilaku Pemimpin akan membawa Keberhasilan Jangka Panjang atau Penerimaan Singkat dari para pengikut. Pada masa sekarang jika Anda menjadi seorang manajer puncak atau menengah, Anda dipastikan seorang Pemimpin. Makin agresifnya dinamika hidup membuat Anda tidak dapat lagi berperan hanya sebagai seorang manajer, Anda harus mengambil peran menjadi Pemimpin.

Sebagai Pemimpin ada hal 3 pokok yang perlu Anda pahami yaitu : Konsep, Teknis dan Hubungan Kemanusiaan. Dan paling utama Anda perlu menguasai Bagaimana melakukan Sinkronisasi dengan orang-orang sekitar (Pengikut).

Beberapa hal yang harus dihindari dalam Kepemimpinan:

1. Ketidakmampuan Mengatur Detail-detail Pekerjaan.
Untuk menjadi pemimpin yang efisien, kita membutuhkan kemampuan mengatur dan menguasai detail-detail pekerjaan. Tidak ada pemimpin sejati yang selalu “terlalu sibuk” untuk melakukan hal-hal yang diperlukan sebagi seorang pemimpin. Jika pemimpin atau pengikut terlalu sibuk untuk untuk mengubah rencana dan memberi perhatian pada hal-hal yang sifatnya darurat, maka ini adalah indikasi kurangnya efisiensi.

Pemimpin yang sukses harus menguasai segala detail terkait dengan kedudukannya. Tentu saja, itu artinya kita harus memiliki kebebasan menyerahkan detail-detail pekerjaan kepada komandan yang cakap.

2. Keengganan akan Pelayanan Rendah Hati.
Ketika diperlukan, para pemimppin yang benar-benar hebat mau melakukan pekerjaan macam apapun yang biasa diperintahkannya kepada orang lain. “orang yang paling hebat diantara kalian adalah orang yang mau menjadi abdi semua orang” adalah sebuah kebenaran yang perlu diperhatikan dan dihormati semua pemimpin yang cakap. Sebagai Pemimpin, Anda adalah Pelayan para Pengikut.

3. Harapan akan Bayaran atas Pengetahuan bukan Tindakan.
Dunia tak membayar atas apa yang kita ketahui. Dunia membayar atas apa yang kita lakukan, atau atas dorongan kita kepada orang lain agar melakukan sesuatu. Pemimpin tidak berharap bayaran sejumlah uang untuk Keberhasilan Kepemimpinannya.

4. Takut akan Persaingan dari Pengikut.
Jika seorang pemimpin takut jikalau salah seorang pengikutnya akan mengambil alih kedudukan, maka cepat atau lambat ketakutan tersebut akan terwujud. Para pemimpin yang cakap biasanya melatih para pengganti yang mungkin akan meneruskannya, atas kemauannya sendiri. Hanya dengan cara ini para pemimpin bisa menggandakan diri mereka dan siap berada di banyak tempat, dan bisa perhatian kepada banyak hal sekaligus.

Tidak bisa dipungkiri lagi, jika kita memiliki kemampuan membuat orang lain bekerja, kita akan mendapatkan bayaran lebih tinggi dari pada yang kita dapatkan jika melakukan pekerjaan sendiri. Dengan pengetahuan atas pekerjaan mereka serta daya tarik pribadinya, para pemimpin yang efisien benar-benar meningkatkan efisiensi orang lain dan mendorong mereka untuk memberikan bukti lebih banyak dan lebih baik dari pada yang bisa mereka lakukan tanpa ada dorongan sang pemimpin.

5. Kurangnya Imajinasi.
Tanpa imajinasi, para pemimpin tidak mampu menghadapi keadaan darurat dan menciptakan rencana-rencana yang bisa dipakai untuk memandu para pengikutnya secara efisien. Pemimpin harus dapat Berpikir Kreatif dan Inovatif serta Intuitif, terlebih dengan kondisi pergerakan Pasar yang sangat dinamis.

6. Egoisme.
Para pemimpin yang mengaku berjasa paling besar dalam pekerjaan pengikutnya pasti akan dibenci. Para pemimpin yang benar-benar hebat tidak mengaku paling berjasa. Mereka puas melihat para pengikutnya mendapatkan penghargaan, karena mereka tahu bahwa kebanyakan orang akan bekerja lebih keras setelah mendapatkan pujian dan penghargaan dari pada mereka mendapatkan uang. Anda tidak perlu mengklaim keberhasilan Tim adalah Keberhasilan Anda sebagai Pemimpin. Semua tahu bahwa Andalah Pemimpin Kelompok tersebut.

7. Sikap Berlebihan.
Para pengikut tidak akan menghormati seorang pemimpin yang sikapnya berlebihan (Over Reacting). Terlebih lagi, berbagi bentuk sikap berlebihan bisa menghancurkan daya tahan dan vitalitas orang-orang yang mengikutinya. Hubungan Komunikasi yang Fleksibel dengan para pengikut menjadikan Kondusivitas Kepemimpinan Anda.

8. Ketidakpastian dan Ragu-ragu.
Para pemimpin yang tidak setia kepada kelompok dan teman sejawat mereka baik yang kedudukannya di atas atau di bawah tidak akan bisa mempertahan lagi kepemimpinannya. Ketidakpastian menjadikan seseorang lebih rendah daripada debu tanah dan akan dipandang hina. Kurangnya kesetiaan adalah salah satu sebab utama kegagalan dalam berbagai segi kehidupan. Sebagai Pemimpin Kelompok Anda wajib menunjukkan Sikap Tegas dan Setia dalam Kepemimpinan. Setia kepada Pengikut dan setia kepada Pemimpin diatas Anda adalah bentuk Hubungan Kemanusiaan.

9. Sikap menekan “otoritas” sebagai pemimpin.
Para pemimpin yang efisien biasanya memimpin dengan memberikan semangat dan tidak mencoba menanamkan ketakutan di hati para pengikutnya. Para pemimpin yang mencoba menunjukkan “otoritas”nya kepada para pengikut termasuk ke dalam ketegori pemimpin melalui paksaan. Para pemimpin sejati tidak perlu menunjukkan fakta itu selain dengan perilaku, simpati, pengertian, keadilan, dan menunjukkan pengetahuan mereka terhadap pekerjaan. Konseptual Berpikir bukan berarti Pemaksaan Cara Berpikir, karena setiap Pengikut Anda memiliki Cara Berbeda mengartikan Pikiran Anda.
_____________________________________________________________
http://ikhtisar.com/9-kesalahan-sebagai-pemimpin-yang-harus-dihindari/

3 Hal Utama Dalam Kepemimpinan

3 Hal Utama Dalam Kepemimpinan

kepemimpinan merupakan proses terus menerus, selama Anda berada dalam lingkungan orang-orang. Kepemimpinan akan selalu berkembang dengan pola dan ragam macam caranya terkait dengan perkembangan umat manusia.

Secara garis besar dalam kepemimpinan ada 3 paramater utama, yakni

1. Kenali orang-orang Anda.
Pemimpin dan Manajer adalah perbedaan fungsi dan tanggungjawab dalam menjalani perannya. Seorang manajer adalah orang yang sangat mengerti stafnya, sedangkan pemimpin memahami orangnya. Bagi manajer, proses dan prosedur adalah raja, tahu fungsi dan tugas anak buah, apa yang harus mereka lakukan dan dimana melakukannya. Manajer hanya akan berlaku secara objektif dan sedikit terkait dengan hal-hal subjektif.

Sedangkan pemimpin merupakan orang yang paham, kenapa anak buahnya bekerja, apa yang menjadi motivasi mereka, dan apakah kegiatan mereka diluar pekerjaan. Sebagai pemimpin Anda tahu apa yang dibutuhkan anak buah dan diinginkannya.

2. Kepemimpinan Situasional.
Anda terkadang melakukan banyak percobaan karakter dan perilaku kepada anak buah, demi mendapatkan sikap yang paling tepat menghadapi satu-satunya anggota tim. Pemimpin mampu menyesuaikan dirinya dengan situasi apapun dan kepada siapapun.

Semisal pada saat ada anggota tim yang datang dengan tugas baru, maka Anda mampu menunjukkan kapasitas yang tinggi, rasa percaya diri, atau bahkan baru pertama kali melihatnya, namun Anda bisa membuat mereka berpikir akan menyelesaikan tugas. Walau kebanyakan orang hanya menguasai kompetensi dari satu atau dua hal, namun seorang pemimpin akan menggunakan pendekatan yang berbeda-beda pada orang yang sama. Inilah bedanya antara manajer dan pemimpin.

Seorang pemimpin akan mampu berada dalam beberapa kuadran kepemimpinan, yakni:
o Directing
o Coaching
o Supporting
o Delegating

3. Tim, Tugas dan Individu
Pemimpin akan memfokuskan waktunya pada tiga hal utama, yaitu : Fokus pada Tugas di tangannya, Manajemen Tim dan Pengembangan Individu. Inilah fokus kerja seorang pemimpin, menurut John Adair Head of Leadership Department di Masyarakat Industri Amerika.

Kebanyakan manajer akan bekerja berdasarkan proses dan prosedur yang ada, sesuai dengan tenggat waktu, dan pada akhirnya akan mengurangi potensi kreativitas tim. Kepemimpinan adalah pemberdayaan orang-orang Anda, sehingga akan diraih hasil yang jauh lebih besar.

Dengan mengenal orang Anda, maka seorang pemimpin akan tahu mana orang yang tepat bekerja pada bidangnya dengan efektif, merasa terlibat (engaged) dan termotivasi (motivated). Orang tersebut akan berpikir luas, mendorong diri sendiri dan sukses lebih besar.

Sungguh sederhana 3 hal penting dalam kepemimpinan, namun dampaknya cukup signifikan dalam organisasi Anda. Pendekatan yang brilian ini tidak sulit dilakukan, ketika Anda menjadikan posisi pemimpin adalah anugerah yang harus dibagikan. Membagi pengaruh Anda kepada masing-masing Individu tidak menjadikan Anda seorang pemimpin yang gagal, namun akan makin meningkatkan nilai kepemimpinan Anda.
_____________________________________________________________________________

3 Hal utama yang perlu Anda ketahui tentang Kepemimpinan

Profile, Tugas & Alat-alat Humas

Profile, Tugas & Alat-alat Humas

Profil Petugas Humas

Memang tidak mudah menggambarkan profil petugas humas, namun dari beberapa referensi disebutkan enam criteria yang merangkum kualitas seseorang praktisi humas yang baik,meliputi hal-hal berikut ini.

1. Mampu menghadapi semua orang yang memiliki aneka ragam karakter dengan baik.
2. Mampu berkomunikasi dengan baik, menjelaskan segala sesuatu dengan jelas dan lugas, baik lisan maupun tertulis,atau bahkan secara visual.
3. Mampu mengorganisir segala sesuatu, termasuk dalam perencanaan prima.
4. Memiliki integritas personal,baik dalam profesi maupun kehidupan pribadi.
5. Mempunyai imajinasi.
6. Serba tahu, dalam hal ini adalah akses informasi yang seluas-luasnya.

Dari uraian diatas, dapat disimpulkan criteria ideal adalah kemampuan dalam hal manajemen, keterampilan, dan kepribadian. Gambaran umum tentang profil petugas humas dan kualifikasi yang dimilikinya haruslah orang yang cukup terampil, khususnya di bidang penulisan, mendengarkan, berbicara, membaca dan menggunakan alat-alat komunikasi lainnya.

PR harus memiliki pengetahuan yang mendalam tentang berbagai macam media dan memahami proses manajeman. PR harus memiliki kemampuan dalam memecahkan suatu masalah, dala mengambil keputusan, mengelola opini public, mengevaluasi kecenderungan perilaku dan respon public. PR juga harus memiliki selera dan perilaku yang baik tentang etika, simpati, dan empati, kepemimpinan, semangat, kreativitas dan imajiasi, kematangan/stabilitas kepribadian serta integritas pribadi.

Tugas Humas

Ada tiga tugas humas dalam organisasi/lembaga yang berhubungan erat dengan tujuan dan fingsi humas. Ketiga tugas tersebut adalah sebagai berikut:

1. Menginterpretasikan, menganalisis dan mengevaluasi kecenderungan perilaku publik,kemudian direkomendasikan kepada manajemen untuk merumuskan kebijakan organisasi/lembaga.

2. Mempertemukan kepentingan organisasi/lembaga dengan kepentingan publik. Kepentingan organisasi/lembaga dapat jadi jauh berbeda dengan kepentinga publik dan sebaliknya, namun dapat juga kepentingan ini jauh berbeda bahkan dapat juga kepentingannya sama.

3. Mengevaluasi program-program organisasi/lembaga,khususnya yang berkaitan dengan publik. Tugas mengevaluasi program manajemen ini mensyaratkan kedudukan dan wewenang humas yang tinngi dan luas. Karena tugas ini dapat berarti humas memiliki wawanang untuk memberi nasehat apakah suatu program sebaiknya di teruskan ataukah ditunda/dihentikah.

Kegiatan Humas

Kegiatan merupakan implementasi dari tugas. Dengan demikian, kegiatan humas sebenarnya adalah implementasi dari tugas humas untuk mencapai tujuan humas dan menjalankan fungsi dan peranannya secara mennyeluruh.

Kegiatan humas pada hakikatnya adalah kegiatan berkomunikasi dengan berbagai macam simbul komunikasi, verbal maupun nonverbal. Kegiatan komunikasi nonverbal, sebagian besar adalah pekerjaan mulai dari menulis proposal, artikel, progress report, menulis untuk presentasi, menulis untuk pres (press realis), membuat rekomendasi dan lain sebagainya. Sedangkan verbal lisan antara lain jumpa pers, goert guide / open house, announcer, presenter,desk informations, dan sebagainya. Kegiatan komunikasi nonverbal meliputi penyelenggaraan pameran, seminar, special event, riset / penelitian, pers kliping, dan sebagainya.

ALAT-ALAT HUMAS
A. Iklan
Perbedaan mendasar iklan sebagai alat marketing dan iklan sebagai alat humas adalah dengan melihat pesan yang diiklankan. Selama pesan iklan berkaitan dengan prodok, maka dapat dikatakan saat itu iklan merupakan media/alat marketing. Namun, ketika iklan membawa pesan yang berkaitan dengan perusahaan, maka saat itu iklan merupakan alat atau media humas. Menurut Rhenald Klasik setidaknya ada empat jenis iklan korporat :

1. Public Relations Advertising
Yaitu iklan yang ditunjukkan kepada masyarakat dengan tujuan menjelaskan tentang suatu hal menyangkut pelayanannya. Misalnya: pindah gedung, keterlambatan pelayanan, permintaan maaf, ucapan terimakasih,dll.

2. Institusional Advertising
Iklan jenis ini bertujuan untuk memperkuat image dan awareness. Pesan-pesan yang disampaikan cenderung lebih filosofis. Misalnya, tentang kotribusi perusahaan terhadap masyarakat, tentang keberhasilan perusahaan, visi misi perusahaan, pelayanan masyarakat, dan sebagainya.

3. Corporate Identity Advertising
Yaitu jenis iklan yang menampilkan beberapa identitas perusahaan yang terdiri dari grafik logo, warna identitas, nama perusahaan dan desain fisik lainnya.

4. Recruitmenet Advertising
Bentuk, ukuran, desain, penggunaan kata-kata, dan kejujuran dalam iklan lowongan pekerjaan menjadi pertimbangan tersendiri bagi masyarakat untuk menilai reputasi perusahaan.
Selain iklan korporat, penjelasan tentang iklan dapat dijadikan sebagai alat humas untuk menjelaskan dengan fenomena bahwa iklan produk juga berimplikasi pada terbentuknya imagenegatif tentang perusahaan.

B. Pameran
Selain iklan pameran juga dapat digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan humas. Kegiatan pameran, baik yang diadakan sendiri maupun oleh organisasi lain, merupakan ajang publikasi yang baik. Disinilah humas memanfaatkan pameran untuk memperoleh publisitas. Petugas humas melobi pejabat atau tokoh masyarakat yang diminta membuka pameran untuk mengunjungi standperusahaannya Hal ini diharapkan pers dapat mengabadikan foto pejabat dengan latar belakangstand pameran kita kemudian untuk ditampilkan dalam media masa.

Namun, seperti halnya iklan, pameran juga memiliki implikasi yang buruk bagi kehumasan. Yakni bila stand pameran yang dibangun tidak mencermenkan wibawa perusahaan, penjaga stand yang tidak mencerminkan budaya organisasi,bahan-bahan pameran yang tidak mencerminkan kualitas produk,dan sebagainya.

C. Media Internal
Media internal atau dikenal dengan istilah majalah Ing-griya, perusahaan suatu terbitan yang ditunjukkan untuk publik internal (karyawan dan keluarga karyawan), berisi tentang beberapa informasi perusahaan, sifatnya top down maupun bottom up, tujuannya diciptakan untuk menciptakan kondisi yang well informed dan membina loyalitas antara karyawan dengan perusahaan.

D. Fotografi
Dalam humas, foto sangat diperlukan sebagai bahan publikasi, laporan, berita, iklan, maupun untuk kepentingan arsip/dokumentasi. Foto-foto ini diambil oleh fotografer yang professional dengan sutradara seorang humas yang terlatih. Humas harus tetap mengambil kemudi dalam hal pengambilan dan penyimpanan foto ini tentu ada alasannya. Karena bagaimanapun, foto yang digunakan untuk keperluan publikasi maupun yang lain mestinya tidak boleh bertentangan dengan terjaganya image perusahaan.

E. Film
Film bagi humas merupakan media komunikasi, instruksi, riset dan sebagainya. Melalui film humas dapat menyampaikan pesan-pesannya. Tidak hanya film documenter, film cerita pun merupakan media yang efektif. Semuanya mengajak masyarakat untuk memaklumi kelemahan-kelemahan profesionalnya, menghargai kejujuran, dan bertepuk tangan atas pengorbanannya. Artinya kembali tujuan film itu adalah membentuk image positif.

F. Pers
Termasuk dalam kelompok media massa adalah radio, televisi, surat kabar, majalah, dan buku. Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan humas dalam hubungan ini adalah jumpa pers, press tour press clipping. Ada banyak keuntungan melakukan kegiatan berhubungan dengan pers. Tidak hanya memperoleh publisitas bila termuat di media mereka, melainkan humas juga dapat memposisikan pers sebagai sumber informasi dan evaluasi.
————————————
http://anggityawp.blogspot.co.id/2013/03/masih-soal-humas.html

Definisi Press Release Beserta Contohnya

Definisi Press Release Beserta Contohnya

Apa sih Press Release itu? Pasti banyak sobat yang ingin tahu penjelasannya, terutama karena sering sekali digunakan untuk promosi, branding, dan pencitraan oleh sebuah instansi. Tanpa basa basi lagi, ayo kita simak penjelasan Press Release berikut beserta contohnya.

Press release adalah tempat untuk memberikan info – info, berita, ataupun kegiatan – kegiatan yang lainnya melalui siaran pers, media rilis, pernyataan pers atau rilis video adalah komunikasi tertulis atau direkam diarahkan pada anggota media berita untuk tujuan mengumumkan sesuatu seolah-olah berita. Biasanya, mereka dikirim, fax, atau e-mail ke editor penugasan di surat kabar, majalah, stasiun radio, stasiun televisi, atau jaringan televisi.

Tom Kelleher menyatakan dalam bukunya, Public Relations Online: Konsep Abadi untuk Mengubah Media, bahwa “mengingat bahwa publik berita-driven Anda termasuk wartawan bonafide serta orang lain yang membaca dan melaporkan berita online, siaran pers istilah tampaknya bekerja lebih baik secara online dari siaran pers “. Fraser Seitel juga mengacu pada siaran pers sebagai, “kakek PR menulis kendaraan.” Website telah mengubah cara siaran pers yang disampaikan. Komersial, jasa fee-based press release distribusi, seperti layanan berita kawat, atau layanan website gratis co-ada, membuat distribusi berita lebih terjangkau dan meratakan lapangan bermain untuk usaha kecil. Website seperti memegang repositori siaran pers dan mengaku membuat berita perusahaan lebih menonjol di web dan dapat dicari melalui mesin pencari utama.

Penggunaan siaran pers umum di bidang public relations (PR). Biasanya, tujuannya adalah untuk menarik perhatian media yang menguntungkan untuk klien PR profesional dan / atau memberikan publisitas untuk produk atau peristiwa dipasarkan oleh klien-klien. Siaran pers menyediakan wartawan dengan subsidi informasi yang berisi dasar-dasar yang diperlukan untuk mengembangkan berita. Siaran pers dapat mengumumkan berbagai berita, seperti acara-acara terjadwal, promosi pribadi, penghargaan, produk dan layanan baru, penjualan dan data keuangan lainnya, prestasi, dll Mereka sering digunakan dalam menghasilkan cerita fitur atau dikirim untuk tujuan konferensi pers mengumumkan, acara mendatang atau perubahan dalam perusahaan. Penggunaan kritis atau berlebihan dari siaran pers oleh wartawan telah dijuluki churnalism.

Sebuah pernyataan pers adalah informasi yang diberikan kepada wartawan. Ini adalah pengumuman resmi atau rekening suatu berita yang khusus disiapkan dan dikeluarkan untuk surat kabar dan media berita lainnya bagi mereka untuk membuat dikenal masyarakat.

Contents
Ø Origins
Ø Elemen
Ø Model Distribusi

Origins
Artikel New York Times menerbitkan verbatim dari siaran pers Ivy Lee Rilis ivy Lee seperti yang muncul dalam The New York Times pada tahun 1906 Yang pertama siaran pers yang modern diciptakan oleh Ivy Lee, lembaga Lee bekerja dengan Railroad Pennsylvania pada saat Atlantic City kecelakaan kereta api 1906.. Ivy Lee dan perusahaan berkolaborasi untuk menerbitkan siaran pers pertama langsung kepada wartawan, sebelum versi lain dari cerita, atau pengandaian, dapat menyebar di antara mereka dan dilaporkan. Dia menggunakan siaran pers, selain mengundang wartawan dan fotografer untuk adegan sebagai sarana pembinaan komunikasi terbuka dengan media.
Public relations pelopor Edward Bernays kemudian disempurnakan penciptaan dan penggunaan siaran pers.

Elemen
Secara teknis, apa sengaja dikirim ke wartawan atau sumber media dianggap siaran pers itu adalah informasi yang dirilis oleh tindakan yang dikirim ke media. Namun, PR profesional sering mengikuti format standar yang mereka percaya adalah efisien dan meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan publisitas yang mereka inginkan. Format ini seharusnya membantu wartawan siaran pers terpisah dari metode komunikasi PR lainnya, seperti surat lapangan atau advisories media. Umumnya, tubuh PR terdiri dari 4 sampai 5 paragraf dengan batas kata antara 400 sampai 500.

Beberapa elemen struktur umum termasuk:
Ø Headline – digunakan untuk menarik perhatian wartawan dan singkat meringkas berita
Ø Dateline – berisi tanggal rilis dan biasanya kota yang berasal dari siaran pers

Jika tanggal yang Tercantum adalah setelah tanggal bahwa informasi itu benar-benar dikirim ke media, maka pengirim meminta embargo berita, wartawan yang berada di bawah kewajiban untuk menghormati. Pendahuluan – paragraf pertama dalam siaran pers, yang umumnya memberikan jawaban dasar untuk pertanyaan tentang siapa, apa, kapan, dimana dan mengapa. Butuh penjelasan lebih lanjut, statistik, latar belakang, atau detail lainnya yang relevan dengan berita. Boilerplate – umumnya pendek “tentang” bagian, memberikan latar belakang independen terhadap perusahaan penerbit, organisasi, atau individu. Tutup – di Amerika Utara, secara tradisional simbol “-30 -” muncul setelah boilerplate atau badan dan sebelum informasi kontak media, menunjukkan kepada media bahwa pembebasan telah berakhir. Sebuah setara lebih modern telah menjadi simbol. Di negara lain, cara lain untuk menunjukkan akhir rilis dapat digunakan, seperti kata “berakhir”. Media informasi kontak – nama, nomor telepon, alamat email, alamat surat, atau informasi kontak lainnya untuk PR atau media relations contact person lainnya.

Seperti Internet telah diasumsikan tumbuh menonjol dalam siklus berita, press release gaya penulisan telah berkembang tentu. Editor newsletter online, misalnya, sering kekurangan staf untuk mengkonversi siaran pers tradisional prosa menjadi lebih mudah dibaca, siap cetak copy. Siaran pers hari ini karena itu sering ditulis sebagai artikel jadi yang memberikan lebih dari sekedar fakta telanjang. Sebuah gaya, Format jurnalistik bersama dengan mungkin alur cerita yang provokatif dan kutipan dari kepala sekolah dapat membantu memastikan distribusi yang lebih luas di antara internet hanya publikasi mencari bahan yang cocok.

Model Distribusi
Dalam model distribusi tradisional, bisnis, kampanye politik, atau melepaskan informasi entitas lain kepada media menyewa agen publisitas untuk menulis dan mendistribusikan informasi tertulis kepada Newswires dan jaringan lain dari wartawan. Dalam model ini, bisnis ini pada akhirnya bertanggung jawab untuk kedua penciptaan konten dan keputusan untuk mendistribusikannya, yang membuat siaran pers yang diterbitkan sendiri. Namun, dalam industri, siaran pers diri diterbitkan adalah do-it-yourself melepaskan yang melewati jaringan distribusi Newswire mahal. Dalam pendekatan ini, yang populer dengan banyak bisnis yang sangat besar dan hampir universal di antara organisasi kecil hanya mencari perhatian media lokal, tenaga pemasaran bisnis sendiri menulis press release dan mengirimkannya langsung ke pilihan mereka surat kabar atau media lainnya pakaian. Meski sebelumnya dilakukan dalam skala kecil oleh individu atau mengirimkan fax pengumuman ke sejumlah kecil media lokal, pendekatan ini sekarang cenderung mengandalkan e-mail dan distribusi web. Beberapa model hybrid juga ada, yang membayar untuk distribusi melalui jaringan didirikan, tetapi jika tidak mengikuti model do-it-yourself.

Contoh 1 Press Release Green Day
Dalam rangka untuk menjadi bagian kebanggaaan masyarakat Garut, Green Life akan mengadakan Green day (kegiatan pelestarian linkungan) yang akan dilaksanakan pada hari Minggu 29 januari 2012 sebagai upaya pengurangan limbah dan sampah di lingkungan Garut. Lokasi kegiatan ini akan dilakukan dari alun – alun Garut yang akan dimulai dari pukul 08.00 – 15.00 WIB. Dalam acara tersebut juga ada berupa acara lomba jalan santai, hiburan musik, dan kumpul komunitas yang ada di daerah Garut.
Sebetulnya kegiatan pelestarian lingkungan sudah sering dilakukan oleh warga Garut, Namun sayang keberadaan sampah dan limbah tak terpakai masih tetap menjadi masalah.Kegiatan awal yang akan dilakukan oleh Green Life adalah mengkomunikasikan kembali tentang pelestarian lingkungan kapada masyarakat agar kesadaran akan pentingnya acara-acara seperti ini untuk dilakukan.
Selain itu Green Life juga akan mengajak pihak – pihak terkait seperti SKDP Garut, polhut Garut, satlantas Garut, radio, dan komunitas yang ada di Garut untuk ikut serta berpartisipasi di acara ini bukan hanya pada awal kagiatan saja tetapi juga diharapkan memiliki tanggung jawab dan kesadaran pada acara selanjutnya.

Contoh 2 Pelayanan Lebih Baik Dengan Cabang Baru
Jakarta, 20 Maret 2014. Dua tahun PT. Sinde Budi Sentosa berdiri telah mampu memberikan pelayanan yang memuaskan bagi para konsumen kami sesuai dengan produk-produk yang kami tawarkan.
Guna terus memberikan pelayanan yang baik dan memuaskan pada konsumen, maka PT. Sinde Budi Sentosa memutuskan untuk membuka kantor cabang baru agar terus dapat meningkatkan kinerja perusahaan dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para klien kami.
Pembukaan kantor cabang baru PT. Sinde Budi Sentosa di Bandung akan dilaksanakan pada :
Hari : Kamis
Tanggal : 14 April 2013
Jam : 08.00 WIB
Tempat : Jln. Jendral Sudirman No. 42 Gedung Cempaka Lt. 112 Bandung
Acara : Peresmian kantor cabang baru PT. Sinde Budi Sentosa

Dengan dibukanya kantor cabang baru ini kami mengemban tanggung jawab untuk bisa meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi dari hari ke hari sesuai dengan cita-cita kami dalam menjadikan PT. Sinde Budi Sentosa untuk menjadi salah satu yang terbaik dalam bidang pelayanan kami.
Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi situs kami di www.sindebudi.com
Atau hubungi :
Alamat: Wisma SMR Lantai 7 Jl. Yos Sudarso Kav. 89, Jakarta, Indonesia 14350.
Nomor telepon: (021) 6507879
Email: [email protected]

___________________________________
http://wajahilmu.blogspot.co.id/2014/05/definisi-press-release-beserta-contohnya.html

error: Content is protected !!
mautic is open source marketing automation -->