Pelatihan Jurnalistik Media Instansi & Perusahaan

Pelatihan Jurnalistik Media Instansi & Perusahaan

Hotel Grand Serela Bandung / tgl 17 - 18  Oktober 2016

Pelatihan jurnalistik ini dapat diikuti oleh para penggiat humas & public relations, corporate communications, corporate secretary, staf redaksi/pengelola media internal instansi/perusahaan maupun para professional berbagai bidang yang ingin mendalami keterampilan penulisan naskah jurnalistik.

Melalui pelatihan atau workshop jurnalistik ini, peserta akan mampu mengemas naskah-naskah di media internal mereka menjadi jauh lebih menarik, baik itu naskah berita, artikel, feature, ataupun tulisan laporan.

KISI-KISI MATERI PELATIHAN

1. Writer's Block
Hambatan menulis sering melumpuhkan setiap penulis, terutama para pemula. Ada caranya bagaimana mengatasi hambatan menulis ini. Hal ini akan dilatihkan kepada para peserta sehingga untuk selanjutnya, hambatan ini dengan mudah dapat teratasi.

2. Teknik Menulis Berita & Press Release
Tidak semua peristiwa layak diberitakan. Tidak pula semua hal harus disampaikan. Ada kriteria jurnalistik yang perlu dikuasai, sehingga naskah berita yang dihasilkan memang benar-benar bernilai tinggi.

3. Teknik Menulis Artikel Populer
Menulis artikel tidak sama dengan menulis berita ataupun features. Dalam sesi ini peserta akan dilatihkan bagaimana menggarap sebuah artikel popular yang menarik, dengan bahasa yang mudah dipahami.

4. Teknik Menulis Feature & Laporan
Apa bedanya menulis berita dengan menulis feature? Bagaimana mendapatkan sumber bahan penulisan feature? Bagaimana melakukan liputan dan wawancara, dan menuangkannya menjadi sebuah naskah feature yang enak dibaca?
Topik-topik inilah yang akan dipelajari dalam sesi pelatihan ini.

5. Teknik Menyunting & Meramu Naskah
Setelah draft naskah jurnalistik dihasilkan, atau ada naskah kontributor yang masuk, maka pada umumnya naskah tersebut perlu direvisi dan bahkan bisa jadi harus dikemas ulang. Bagaimana mengubah naskah yang tadinya "biasa-biasa saja" menjadi naskah yang "luar biasa" ... inilah latihan yang akan kita ikuti pada pelatihan jurnalistik ini.

BIAYA / INVESTASI

Investasi pelatihan ini adalah Rp. 4.500.000,- per orang (tidak termasuk penginapan)

Catatan: seluruh biaya sudah termasuk modul, sertifikat, coffee break & makan siang.

PEMANDU PELATIHAN

tasaroTASARO GK

Tasaro (akronim dari nama lengkapnya, Taufik Saptoto Rohadi, lalu belakangan menambahkan "GK", singkatan dari Gunung Kidul, pada pen-name nya) adalah lulusan jurusan Jurnalistik PPKP UNY, Yogyakarta. Berkarier sebagai wartawan Jawa Pos Grup selama lima tahun (2000-2003 di Radar Bogor, 2003-2005 di Radar Bandung).

Tasaro adalah salah seorang penulis handal yang banyak meraih penghargaan. Dua di antaranya adalah Penghargaan Adikarya Ikapi dalam kategori novel terbaik, yaitu Di Serambi Mekkah (2006) dan O, Achilles (2007).

Beberapa karya lain yang menjadi yang terbaik tingkat nasional antara lain:

  • Finalis lomba news caster Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta. 1998
  • Juara I Lomba Menulis Novel Nasional FLP 2005, buku Wandu; Berhentilah Menjadi Pengecut
  • Juara I, buku bacaan remaja IKAPI 2006, buku: Di Serambi Makkah.
  • Meraih Penghargaan Penulis, lomba artikel kepemudaan Menpora RI, 2006
  • Naskah skenario Bubat (Pitaloka Tak Pernah Belapati) menjadi juara Skenario Cerita Direktorat Film, Departemen Kebudayaan & Pariwisata RI, 2006.
  • Juara harapan 1 lomba cerbung nasional majalah Femina 2007 dengan judul Mad Man Show.
  • Anugerah Karya Terpuji FLP Award, 2009

Berikut beberapa pengalaman penulisan lainnya:

  • Orasat Children Book Publishing Service (2010 - sekarang)
  • General Manager PT Grafindo Media Pratama (2009 - 2010)
  • Ketua Forum Lingkar Pena, Jawa Barat (2009 - 2011)
  • Editor in Chief PT Salamadani Pustaka Semesta (2008 -2009)
  • Senior Editor PT Syaamil Cipta Media, Bandung (2007)
  • Redaktur Pelaksana Harian Radar Bandung (2004 -2005)

Beberapa Karya Penulisan:

  • Novel, Rumah Hati (Syaamil, 2005)
  • Novel, Samita (Mizan, 2005)
  • Novel,Wandu (Dzikrul Hakim, 2005)
  • Novel, Di Serambi Makkah (Mizan, 2005)
  • Kumpulan essai, How To Get Married (Mizan, 2005)
  • Kumpulan essai, Ini Wajah Cintaku, Honey! (Syaamil, 2005)
  • Kumpulan essai, Tribute To Mom (Syaamil, 2006)
  • Buku non fiksi, Bete After Merit (Syaamil, 2007)
  • Pitaloka (Syaamil, 2007)
  • Essai politik, Inu Kencana for President (, Syigma 2008)
  • Takhta Nirwana (Qonita, 2009)
  • Galaksi Kinanthi (Salamadani, 2009)
  • Muhammad saw, Lelaki Penggenggam Hujan (Bentang Pustaka, 2010)
  • Nibiru & Ksatria Atlatis (Metamind Tiga Serangkai, 2010)
  • Komik Anak, Jabang Tetuko (Grafidia, 2011)
  • Muhammad saw, Para Pengeja Hujan (Bentang, 2011)

CARA PENDAFTARAN
Silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0812 23680500 untuk informasi dan pendaftaran, atau bisa juga dengan cara mengisi formulir di bawah ini:

 

Materi Pelatihan Jurnalistik

Materi Pelatihan Jurnalistik

Pada pelatihan jurnalistik media instansi & perusahaan yang diselenggarakan oleh Intermedia, fokus utama ruang lingkup penyusunan materi pelatihan adalah dalam upaya memperbaiki kualitas naskah yang diterbitkan kalangan pengelola media internal.

Dalam berbagai survey yang kami lakukan, kelemahan utama berbagai naskah yang diterbitkan masih belum mampu menarik minat para pembaca media.

Karena itu, disusunlah materi-materi yang relevan dan terkait dengan tujuan tersebut. Inilah topik-topik materi yang dibahas dalam pelatihan jurnalistik media internal yang kami selenggarakan:

Hambatan Menulis
1. Writer’s Block
2. Kotak Peralatan Menulis
3. Cara Mengatasi Hambatan Menulis
4. Metoda-Metoda Menulis

Berita dan Press Release
1. Inti Berita
2. Unsur 5W + 1H
3. News Values
4. Lead Berita
5. Menulis Press Release

Features dan News Features
1. Pengertian Features dan News Features
2. Sumber Penulisan Feature
3. Teknik Liputan & Wawancara
3. Mengindera Melalui Kata-Kata
4. Lead-Lead Feature
5. Bahasa Jurnalistik

Artikel Pengetahuan Populer
1. Inti Artikel
2. Gaya Pengetahuan Populer
3. Pola Penggarapan Artikel
4. Cara Penulisan Artikel
5. Penyuntingan Artikel

Tertarik untuk ikut pelatihan? Silakan isi formulir berikut ini:

 

Sistem Manajemen Mutu Malcolm Baldridge

Malcolm Baldrige National Quality Awards
Malcolm Baldrige National Quality Awards

Bagaimanapun, keunggulan bukanlah kepandaian. Keunggulan adalah semangat yang menguasai kehidupan dan jiwa kita. Keunggulan adalah proses yang tak pernah berakhir yang memberikan kepuasan tersendiri. Keunggulan adalah hasil dari kemampuan belajar kita, kemampuan menanggapi keadaan sekeliling dalam cara-cara yang produktif.

Sistem manajemen kualitas MBPE (Malcolm Baldridge Performance Excellence) diperkenalkan dan diterapkan sebagai guideline bagi perusahaan untuk menjadi perusahaan yang unggul atau excellence dalam era persaingan global ini.

Sistem ini pertama sekali diciptakan oleh US Congress pada tahun 1987 dibawah Public Law 100-107, sebagai penghormatan kepada Malcolm Baldridge, Commerce Department Secretary, yang meninggal dunia pada tahun 1987.

Penghargaan MBNQA (Malcolm Baldridge National Quality Award) diberikan setiap tahun kepada berbagai organisasi dan perusahaan yang diserahkan langsung oleh Presiden Amerika Serikat. Continue reading →

Menulis Artikel Untuk Media Massa

Menulis Artikel Untuk Media Massa

Menulis artikel untuk media, baik media internal maupun media massa, berbeda teknik dan kaidahnya dengan menulis artikel ilmiah untuk jurnal atau penerbitan ilmiah lainnya.

Secara umum, menulis artikel untuk media lebih ringan kaidah-kaidahnya, lebih mudah pula menulisnya. Sedangkan menulis artikel untuk jurnal-jurnal ilmiah pada umumnya ketat dengan berbagai aturan dan kaidah yang harus dipenuhi.

Khusus dalam tulisan singkat ini, saya akan ulas hanya teknik dan kaidah penulisan artikel untuk media saja.

1. Pembaca
Hal pertama yang harus kita kenali sebelum menulis artikel media adalah siapa pembacanya. Anak-anak atau dewasa? Pria atau wanita? Ibu rumah tangga atau wanita karir? Intelek atau awam?

Dengan mengenal pembaca, maka penulis akan mudah memperkirakan topik-topik apa yang menarik buat pembaca tsb.

2. Karakter Media
Menulis untuk surat kabar tidak sama dengan menulis untuk majalah. Menulis artikel untuk koran harian memerlukan kecepatan dan pemahaman atas isu-isu yang sedang aktual.

Sedangkan menulis untuk majalah lebih memerlukan kedalaman, keluasan dan kekayaan konten. Untuk media online, beda lagi. Intinya, sadari karakteristik media.

Bahkan untuk jenis media yang sama pun beda-beda karakternya. Contoh menulis untuk kompas tidak akan sama dengan menulis untuk pikiran rakyat. Padahal sama-sama surat kabar.

3. Karakter Naskah
Yang tergolong tulisan artikel banyak sekali ragam jenisnya. Ada artikel opini, ada artikel pengetahuan populer, artikel resensi, artikel how to, dllsb.

Tentu saja dalam menulis opini, maka benang merah utama tulisan tersebut adalah pendapat/opini/teori/statement si penulis. Fokus penulis mencoba untuk mempengaruhi pembaca agar “setuju” dengan pendapatnya.

Lain halnya jika penulis ingin menulis artikel pengetahuan. Dalam jenis tulisan ini, penulis perlu menahan diri dalam menyampaikan pendapat pribadi. Anda akan lebih fokus pada sajian data/fakta atau rujukan.

Jadi, intinya pastikan tujuan anda mau menulis apa lalu penuhi “hak-hak” nya.

4. Bahasa
Secara umum menulis untuk media berarti menulis untuk kalangan awam. Oleh sebab itu jauh lebih baik hindari pemakaian istilah-istilah ilmiah, istilah-istilah teknis, atau jargon-jargon yang kurang dikenali pembaca.

5. Panjang Tulisan
Penulis yang baik harus bisa memperkirakan seberapa panjang naskah tersebut akan dibuat. Jangan terlalu pendek dan juga jangan terlalu panjang. Kalau bisa, pas. Soalnya, setiap media sudah menentukan template masing-masing rubrik, termasuk ukuran panjang pendeknya naskah.

Ketika saya mau menulis untuk sebuah surat kabar, biasanya saya beli dulu surat kabar itu, lalu saya buka halaman yang akan jadi sasaran terbitnya artikel saya. Saya lihat pada contoh artikel yang ada disana. Saya hitung, kira-kira berapa kata. Kurang lebih nya aja.

Dengan cara begini, maka saya sangat membantu redaktur media tsb. Ketika artikel saya akan dimuat, redaktur nggak terlalu harus kerja keras memotong atau menambah tulisan saya.

6. Waktu Penulisan
Artikel untuk tabloid beda masa terbitnya dengan artikel surat kabar atau media perusahaan. Ada yang terbit mingguan, dua mingguan, bulanan, bahkan ada yang terbit per 3 bulan.

Sebagai penulis kita perlu memperkirakan taksiran masa terbitnya kapan. Khususnya lagi jika kita menulis untuk majalah bulanan.

Sewaktu jadi redaktur majalah saya menyadari benar hal ini. Saya perhatikan banyak sekali naskah-naskah penulis yang terpaksa saya tolak karena sudah terlambat (kadaluarsa) topiknya.

Sebagai contoh, banyak penulis yang menulis artikel-artikel dengan topik ramadhan pada bulan ramadhan dan mengirimnya pada majalah bulanan. Ini jelas akan terlambat. Sebab pada saat itu, topik-topik yang lagi dicari redaktur bukan lagi tentang ramadhan. Mereka sudah menuntaskan artikel-artikel dengan topik itu jauh sebelum ramadhan.

Begitu juga menulis untuk koran, tabloid ataupun media lainnya. Timing sangat menentukan.

Itulah beberapa prinsip dasar dan kaidah penulisan artikel yang perlu diketahui agar artikel yang kita tulis jadi lebiih efektif.

Ingin ikut pelatihan menulis? Silakan isi form berikut ini:


Nama Lengkap:
Email Address:
No Telp/WA/BBM:
Nama Instansi/Perusahaan:
Topik Pelatihan Yang Mau Diikuti:



Pesan Khusus Untuk Panitia:
Enter the security code:


 

error: Content is protected !!
mautic is open source marketing automation -->