Teknik Menulis Artikel

cara menulis artikel
Jika kita naik sepada, biasanya kita selalu mulai dengan memegang stang, lalu mengayuh pedal. Selanjutnya kita tinggal mengatur irama kayuhan agar tetap seimbang. Begitu juga dengan menulis. Kita mulai membuat topik dengan satu kalimat sederhana (Saya akan menulis …)
Ada beberapa kaidah dalam penulisan populer, antara lain:
1. Menulis Jelas dan Ringkas
2. Menghindari jargon dan istilah teknis, istilah asing
3. Menghindari akronim dan singkatan
4. Membuat kalimat/paragraf yang sederhana
5. Menulis dengan kata kerja aktif
Tugas seorang penulis adalah membuat sesuatu informasi yang dikumpulkan dan dilaporkan menjadi jelas bagi pembaca.
Ketidakmampuan menekankan kejelasan adalah kegagalan seorang penulis.
Menulis secara jelas membutuhkan dua prasyarat:
1. Si penulis harus memahami betul soal yang mau ditulisnya, bukan juga pura-pura paham atau belum yakin benar akan pengetahuannya sendiri.
2. Si penulis harus punya kesadaran tentang pembaca.
Sebuah tulisan yang jelas juga harus memperhitungkan syarat-syarat teknis komposisi:
1. Tanda baca yang tertib.
2. Ejaan yang tidak terlampau menyimpang dari yang lazim dipergunakan atau ejaan standar.
3. Pembagian tulisan secara sistematik dalam alinea-alinea. Perlunya disiplin berpikir dan menuangkan pikiran dalam menulis
4. hingga sistematika tidak kalang-kabut, kalimat-kalimat tidak melayang kesana-kemari, bumbu-bumbu cerita tidak berhamburan menyimpang dari hal-hal yang perlu dan relevan.****
training center pelatihan humas pelatihan jurnalistik teknik menulis artikel cara menulis artikel menulis artikel teknik menulis cerpen teknik menulis panduan menulis artikel belajar menulis artikel tips menulis artikel teknik penulisan artikel artikel teknik contoh artikel penelitian





Comments
One Response to “Teknik Menulis Artikel”Trackbacks
Check out what others are saying about this post...[...] memang naskah yang lebih enak ditulis dengan cara menulis “mengarang“, yaitu cara menulis yang isinya berasal atau keluar dari hati nurani atau pikiran [...]