Cara Membuat Website Siap Bisnis Dengan E-commerce 

  • 23 November 2020

Era digital bisa menggilas pedagang konvensional yang hanya mengandalkan toko di pasar atau mall dan memanfaatkan pengunjung pasar untuk mendapatkan pelanggan. Tidak bisa dipungkiri lagi Marketplace dan e-commerce bisa dibilang mulai merangkak menguasai perdagangan di Indonesia!

Apakah Anda akan diam dan melakukan pembiaran tentang perkembangan pasar digital, atau Anda termasuk orang yang ingin berkembang dengan belajar membuat website e-commerce? Namun sebaiknya Anda belajar menekuni dunia pasar internet, belajar membuat website jual beli demi kelangsungan perekonomian dan untuk beli susu anak dan bedak istri.

Website e-commerce atau website jual beli bisa mempunyai pasar yang sangat luas dan bisa dimarketingkan dengan cara brutal di Internet dan memperkuat trafic ke website e-commerce Anda.

Namun sebelum membuat website e-commerce, tentunya Anda harus mempunyai produk yang dijual. Tentu saja, kalau tidak punya produk mending membuat website curhat. Dengan perasaan antusias, mari kita mulai langkah membuat website e-commerce atau website jual beli mulai dari langkah per-langkah!

1. Membuat Website

Awal sekali tentu saja dibutuhkan website untuk memulai membuat website jual beli. Sebelum membuat website, Anda bisa mengkomparasikan volume penjualan dari penjualan produk Anda secara offline, lalu Anda menimbang berapa kemungkinan kapasitas trafic bila Anda membuat website!

Bila berpotensi mendapat pengunjung yang banyak dan membutuhkan perintah yang banyak, sebaiknya Anda menggunakan Beon sebagai jasa penyedia hosting.

Karena bila terlalu meremehkan jumlah pengunjung dan Anda menggunakan share hosting yang murahan dan ngasal, maka website e-commerce Anda bisa bangkrut ditelan dunia maya.

2. Login ke Member Area

Setelah mempunyai domain dan hosting yang berarti Anda sudah mempunyai website, Anda haru login dulu ke member area dan memilih domain yang telah Anda buat untuk memulai menolah website tersebut menjadi e-commerce atau website jual beli.

Setelah itu, Anda bisa mengatur lebih dalam pada setingan service dan memilih domain yang akan Anda pakai sebagai website e-commerce! Seperti pada foto di bawah, terdapat domain www.berfirman.com yang akan menjadi website jual beli. Klik lambang panah kanan dan akan muncul menu tools yang sudah disedikan di member area penyedia hosting.

Sebelum membeli hosting sebaiknya carilah penyedia hosting yang mempunyai tool banyak untuk mempermudah pekerjaan Ande mengelola website meskipun Anda sedang tidak membuat website e-commerce, bila penyedia hosting mempunyai pilihan tools yang banyak, website yang akan Anda buat akan semakin mudah saat pembangunannya.

Seperti yang disediakan Beon atau jagoan hosting, banyak sekali tools yang bisa digunakan, bahkan Anda bisa menerima tools yang menjadi produk unggulan dari penyedia hosting lain.

3. Masuk Ke CPanel

Setelah masuk kedalam menu member area dari penyedia hosting Anda, disini menggunakan hosting jagoan hosting sebagai contoh yang merupakan produk Beon sebagai alternatif pilihan untuk Anda yang merupakan pengelola website baru.

Klik menu login CPanel yang password dan keperluan lainnya sudah dikirim ke email Anda oleh penyedia hosting. CPanel sendiri adalah pilihan peralatan untuk mengelola website Anda! Terdapat banyak sekali aplikasi yang bisa membantu mengelola website Anda dari Cpanel dan softacolous.

4. Install WordPress

Setelah masuk ke menu CPanel, cari menu softaclous untuk memilih CMS dan juga platform untuk menata layout dan membuat website e-commerce Anda! Bila Anda terlanjur berlangganan penyedia hosting yang tidak mempunyai menu softacolous, mungkin Anda sedang sial saat membelinya.

Pastikan memperhatikan layanan sebelum berlangganan hosting Anda Beoners. Setelah itu, pilih wordpress, pada menu dan jangan ragu atau panik, install dengan santai wordpress Anda seperti tampak pada layar anda!

WordPress merupakan platform yang paling sering dipakai karena banyaknya plugin yang bisa mendukung Anda mengembangkan website Anda. Website Anda bagus dan maksimal, maka pemasukan akan semakin mudah didapat.

Setelah wordpres dan semu setingan mengenai tampilan sudah Anda seting, sehingga sekarang Anda telah memiliki tools untuk mengelola website dan semakin dekat dalam menyelesaikan langkah cara membuat website e-commerce!

Advertisements
Loading...

5. Install Plugin WordPress

Seperti yang telah dikutip di atas, wordpress bisa juga berfungsi sebagai platform mengelola website karena kemudahannya dan banyaknya plugin! Selanjutnya pantau panel kiri pada tampilan wordpress Anda.

Banyak sekali menu yang tertera, selanjutnya pilih perintah plugins, disana terdapat peralatan bantu Anda dan terdapat juga tools untuk membuat e-commerce Anda. Bagaimana Beoners? Sudah siap!

setelah masuk menu plugin, pilih perintah ‘Add New’ seperti yang tertera pada gambar. Setelah itu akan muncul banyak sekali pilihan plugin yang disediakan wordpress dan siap Anda gunakan untuk memaksimalkan website Anda.

Setelah itu search plugin “WooComerce” dan instal plugins! Ikuti semua perintah untuk menginstal. WooComerce adalah plugin yang sangat poerfull untuk membangun website e-commerce Anda sendiri! Dengan menggunakan hosting dari Beon, platform WordPress dan WooCommerce sebagai plugin, Anda sudah mempunyai komposisi yang mantap untuk membuat website jual beli sendiri.

6. Registrasi Keuangan WooCommerce

Setelah meninstal Woocommerce akan banyak sekali langkah yang perlu dilengkapi mulai data dan alamat Anda, akun Bank Anda, jenis produk yang akan Anda jual, dan juga sistem pengiriman. Anda harus mengisi dengan data yang lengkap demi kelangsungan bisnis Anda dalam menjalankan e-commerce!

Lakukan dengan lengkap jangan sampai terdapat data yang salah sehingga menggangu bisnis Anda kedepan.

Setelah menginstal dan mengisi data sudah lengkap, akan terdapat panel baru dalam layar kiri wordpress Anda. Pluggin dari WooCommerce akan menambah panel baru yaitu WooCommerce dan juga Products.

Dimana Woocomerce berisi mengenai seting mengenai toko online Anda, dan products berfungsi untuk menambah produk Anda dan beberapa menu dan termasuk pembeli yang sudah melakukan transfers.

7. Memasang Tampilan Website

Sekanjutnya, tempelan tema dari WooCommerce akan secara otomatis menjadikan website Anda mempunyai design toko online yang lengkap dengan perintah jual beli.

Ada baiknya Anda mengotak atik, menyertakan nama toko Anda pada website, dan beberpa pilihan menu produk dan juga keperluan lain pada design website Anda sehingga semakin mantap saat Anda mulai mengunggah produk Anda!

8. Memasang Produk

Selanjutnya setelah Anda puas membuat design website e-commerce Anda, Anda bisa memulai mengunggah produk Anda lewat menu products yang tertera di panel kiri wordpress Anda dan selanjutnya akan muncul tampilan seperti di atas. Apakah Anda merasa semakin dekat dengan keberhasilan Anda sekarang?

Kalau begitu Anda bisa memulai mengunggah produk Anda dengan klik perintah ‘Add New’! Bagimana sudah siap berbisnis?

9. Proses Jual Beli

Selanjutnya setelah Anda berhasil mengunggah barang dan seperti contoh di bawah, barang yang dijual adalah berupa ‘item’, mempunyai stok 15 buah dan harga sebesar Rp.150.000.

Selanjutnya bila Anda mendapat pembeli produk Anda, Anda akan mendapat info pembeli di panel WooCommerce>>Orders klik, dan akan muncul menu seperti di gambar yang ada di bawah.

Setelah itu, bila Anda mendapat pembeli, status pertama adalah on hold, Anda bisa mengubah status menjadi pending payment bila menunggu pembayaran, processing bila sedang pengiriman atau pembuatan barang, dan completed bila transaksi telah selesai. Mantap sekali Beoners!

Setelah membaca semua tips di atas, maka dipastikan Anda siap menjadi pedagang e-commerce! Selamat mencoba dengan tuntunan di atas dan jangan ragu untuk bertanya pada penulis bila ingin bertanya atau memberi masukan tentang website dan hosting. Selamat sukses Beoners.
—————————————————
Sumber http: https://beon.co.id/news/cara-membuat-website-e-commerce

Advertisements
Loading...

Leave a Comment: