Cara Menulis Artikel Opini Yang Baik & Benar Serta Contohnya

Cara Menulis Artikel Opini Yang Baik & Benar 

Apa itu artikel opini? Sederhananya, artikel opini adalah artikel yang berisi sikap, pandangan, atau pendapat pribadi penulis tentang sesuatu hal/masalah/isu yang ingin ia sampaikan kepada pembaca. Baik pembaca itu akan setuju atau tidak dengan sikap/opini si penulis.

Karena inti dari artikel opini itu adalah sikap atau pendapat penulis, maka secara keseluruhan akan tergambar secara jelas apa yang menjadi sikap/opini sang penulis.

Tentu saja, ketika menuliskan opini nya tersebut, sang penulis boleh-boleh saja menggunakan berbagai data, fakta, referensi, ataupun berita-berita sebagai penguat opininya itu. Data, fakta, berita atau referensinya itu akan ia sajikan dalam rangka berargumentasi kepada pembaca mengapa ia bersikap demikian, atau apa dasarnya ia berpendapat seperti itu.

Seorang penulis opini yang baik, tentu saja akan menggunakan data, fakta atau referensinya itu secara logis dan yang jelas data/fakta nya bukan hoax, bukan khayalan ataupun asal ngarang.

Tujuan yang ingin dicapai oleh penulis, umumnya adalah berusaha mempengaruhi pembaca agar setuju dengan sikap atau opini dia. Jalan pikiran dan alur penulisan akan disajikan oleh penulis dalam rangka memengaruhi pembaca .. dalam upaya mengubah sikap pembaca …. minimal pembaca dapat memahami jalan pikiran dan alasan-alasan penulis bersikap demikian tentang masalah/isu yang dibicarakan.

Contoh Artikel Opini

Ada banyak jenis tulisan yang dapat berisi opini. Ada opini yang sangat kental opininya. Ada yang halus. Ada yang obyektif, ada yang subyektif. Tergantung strategi penulis, bagaimana ia meyakinkan pembaca atau sampai sejauh mana penulis ingin “menggeser” sikap pembaca ke arah yang ia inginkan, dan juga sejauh apa “halangan opini” (sikap dan keyakinan pembaca) yang harus dipatahkan dasar-dasar argumentasinya.

Penulis opini yang cerdik, banyak yang menggunakan model penulisan artikel opini yang obyektif. Dalam hal ini, penulis akan menyajikan berbagai data, beragam fakta dan sekian banyak argumentasi logis yang akhirnya akan membuat pembaca mau tak mau “bertekuk lutut” … dan akhirnya setuju dengan penulis.

Advertisements

Umumnya artikel opini yang disajikan secara obyektif ini membutuhkan sedikit “riset mini” agar memiliki kekayaan data, fakta, referensi dan pemahaman. Nggak bisa hanya sekedar “printing pikiran” doang. Butuh proses pra-menulis. Butuh sedikit riset, agar hasilnya menakjubkan.

Ada lagi contoh penulisan opini yang lebih mudah, yaitu model “printing pikran” … mirip gaya curhat. Tentu saja kualitas hasil artikel nya bergantung seberapa luas dan seberapa dalam pemahaman dan kekayaan konten yang ada di dalam diri sang penulis.

Kalau penulis memiliki pemahaman yang cukup komprehensif atas isu atau masalah yang diangkat, dan penulis mampu menyajikan opininya dengan cara yang sistematis alurnya atau permainan pikirannya … maka artikel opini yang dihasilkan pasti sangat baik dan cukup berkualitas.

Beberapa contoh diantaranya kita bisa baca dari artikel-artikel opini atau kolom yang ditulis oleh para tokoh/kolumnis. Karena mereka memang memiliki wawasan yang luas dan pemahaman yang mendalam atas isu yang dibahas, maka artikel/kolom opini nya luar biasa menarik. Sekalipun bahkan tidak ada data/fakta yang diceritakan secara explisit. Buah pikiran dan opini nya itu saja sudah top banget. Dan umumnya memang para pembaca ingin tahu APA SIKAP sang kolumnis tsb.

Lain halnya dengan apa yang dilakukan para penulis pemula. Umumnya cukup banyak yang melakukan penulisan opini dengan model printing atau curhat ini. Sayangnya karena kurang mendalam pemahamannya atau kurang luas bacaan/wawasannya, maka artikel opini yang dihasilkan benar-benar parah …

Inilah kesalahan terbesar banyak penulis pemula. Sudahlah isi konten kurang banget, gaya penyajian juga tidak sistematis alur komunikasinya. Problem inilah yang harus diatasi oleh penulis-penulis pemula.

Mau belajar gimana caranya menulis artikel opini yang baik, yang mampu mengubah sikap pembaca?

>> Yuk ikuti kelas khusus berikut ini

 

Tinggalkan Balasan

Shopping cart

0

No products in the cart.